Bentuk dan Cara Penyampaian SPT Kertas dan/atau e-SPT tahun 2014

Merupakan alur / diagram flow untuk menyampaikan SPT (Baik SPT Kertas maupun e-SPT)

 

Wajib e-SPTapabila dalam satu masa pajak terdapat:

a.       Pemotongan PPh Pasal 21 terhadap pegawai tetap/penerima pensiun/PNS, TNS/POLRI, Pejabat Negara lebih dari 20 orang; dan/atau

b.      Pemotongan PPh Pasal 21 (Tidak Final) dan/atau Pasal 26 dengan bukti pemotongan lebih dari 20 dokumen; dan/atau

c.       Pemotongan PPh Pasal 21(Final) dengan bukti pemotongan lebih dari 20 dokumen dan/atau

d.      penyetoran pajak dengan SSP dan/atau bukti Pbk lebih dari 20 dokumen

 

Apabila telah e-SPT, tidak diperbolehkan lagi menyampaikan SPT kertas untuk masa-masa pajak berikutnya.

 

KPP Madya termasuk KPP di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Khusus dan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar wajib menyampaikan e-SPT (PER-6/PJ/2009)

       
 

Apabila tidak memenuhi ketentuan SPT dianggap tidak disampaikan